REPRESENTASI BUDAYA JEPANG AISATSU DALAM ANIME STAND BY ME DORAEMON

No. Klas  :  00000111/SKR
Pengarang  :  AULADIEA SHIRATHINIHTADA
Penerbit  :  FAKULTAS ILMU BUDAYA, SURABAYA, 2024
N.I.M  :  -
Pembimbing  :  -
Kolasi  :  -
Digital Copy  :  5
Pinjaman Aktif  :  0
Synopsis

 :  Budaya merupakan sebuah kompleks yang mencakup pengetahuan, kepercayaan, seni, hukum, moral, adat istiadat, dan kemampuan lain yang diperoleh manusia sebagai anggota masyarakat. Pola pikir dan suatu kebiasaan masyarakat akan mempengaruhi cara berkomunikasi dan cara berbahasa. Salah satu budaya Jepang yang masih digunakan secara turun-menurun adalah budaya aisatsu. Representasi budaya itu juga tergambarkan dalam sebuah karya sastra, salah satunya adalah anime Stand By Me Doraemon. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan jenis aisatsu yang ditemukan di sumber data yaitu anime Stand By Me Doraemon dan bagaimana interpretant aisatsu tersebut berdasarkan budaya Jepang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik simak catat dan deskriptif kualitatif. Pendekatan yang digunakan adalah teori semiotika milik Charles Sanders Peirce. Hasil penelitian menyatakan bahwa dari 20 jenis aisatsu ditemukan 9 diantaranya aisatsu saat pertama kali bertemu, aisatsu saat bertemu kembali, aisatsu pada saat berpisah, aisatsu pada saat berpamitan, aisatsu permintaan maaf, aisatsu pada saat terlambat, aisatsu berdasarkan waktu, aisatsu menyatakan terima kasih, aisatsu menawarkan makanan atau minuman. dengan jumlah data sebanyak 17 data.