EKSISTENSI PEREMPUAN PADA TOKOH UTAMA DALAM FILM KONO SEKAI NO KATASUMI NI DAN KARTINI
No. Klas
:
00000132/SKR
Pengarang
:
IRANIA FRANSISKA AULIA PUTRI
Penerbit
:
FAKULTAS ILMU BUDAYA, SURABAYA, 2024
N.I.M
:
-
Pembimbing
:
-
Kolasi
:
-
Digital Copy
:
5
Pinjaman Aktif
:
0
Synopsis
:
Keberadaan perempuan dan kesetaraan sering kali menjadi topik yang sangat menarik
untuk dibahas, salah satunya tentang eksistensi perempuan di masyarakat. Penelitian ini
berfokus pada eksistensi tokoh utama sebagai perempuan dalam film Kono Sekai no
Katasumi ni dan Kartini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tokoh
utama yang menunjukkan eksistensinya sebagai perempuan sekaligus mencari persamaan
dan perbedaan dari kedua tokoh utama tersebut. Teori yang digunakan pada penelitian ini
adalah teori yang dikemukakan oleh Simone de Beauvoir meliputi perempuan pekerja,
perempuan intelektual dan perempuan yang mengekspresikan diri melalui seni. Metode
penelitian pada penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dan menggunakan pendekatan
Feminisme Eksistensialisme Simone de Beauvoir dan teknik penelitian data pada
penelitian ini berupa studi pustaka. Hasil dari penelitian ini adalah kedua tokoh utama
memiliki persamaan sebagai perempuan intelektual, keduanya sama-sama memiliki ide
cerdas dan sebagai seorang yang jika sudah bertekad maka tidak ada yang dapat
mematikan atau mengubah pandangan mereka. Lalu perbedaan dari keduanya adalah
tokoh utama pada film Kono Sekai no Katasumi ni tidak bekerja dan berpenghasilan, dia
hanya bekerja sebagai ibu rumah tangga sedangkan pada film Kartini, tokoh utamanya
bekerja dengan memasarkan ukiran wayang pada papan kayu ke Belanda dan
menghasilkan uang. Lalu, tedapat juga perbedaan pada cara kedua tokoh utama dalam
mengekspresikan diri mereka melalui seni, cara tokoh utama Kono Sekai no Katasumi ni
adalah dengan mencurahkan emosinya melalui menggambar objek menarik sedangkan
pada film Kartini, cara tokoh utamanya mencurahkan emosinya adalah dengan menulis
surat dan mengirimkan surat tersebut kepada sahabatnya di Belanda.